Kim Bum was born Kim Sang-bum on July 7, 1989 is a South Korean actor who has appeared in numerous Korean television series and dramas such as Unstoppable High Kick and East of Eden. He has most notably played the role of So Yi-jung on popular drama Boys Over Flowers in japanese Hana Yori Dango.
Name: Kim Bum
Real Name: Kim Sang Bum
Profession: Actor
Birthdate: 1989-Jul-07
Height: 181cm
Weight: 63kg
Star sign: Cancer
Talent agency: EYAGI Entertainment (http://www.eyagi-ent.com/)
Family: Younger sister and brother, cousin/singer Jini
TV Series
Dream (SBS, 2009)
Boys Over Flowers TV Series(KBS2, 2008)
East of Eden (MBC, 2008)
Unstoppable High Kick (MBC, 2006)
Outrageous Women (MBC, 2006)
Kamis, 30 Juli 2009
kim bum my idolll
Diposting oleh L0v3 e4rTh di 21.33 0 komentar
Jumat, 03 Juli 2009
Harry............... Potter.......
Kisah dibuka dengan perayaan tak terkendali di dunia sihir (yang biasanya merupakan komunitas yang rahasia) setelah bertahun-tahun mengalami teror oleh Lord Voldemort. Pada malam sebelumnya, Voldemort telah menemukan tempat perlindungan rahasia keluarga Potter, dan membunuh James dan Lily Potter. Namun demikian, ketika ia mengarahkan tongkat sihirnya kepada bayi mereka, Harry, kutukan pembunuh yang dikeluarkannya malah membalik kepada dirinya sendiri. Arwah Voldemort tercabik dari tubuhnya sendiri yang hancur, menghilang dari dunia sihir, tapi tidak mati. Sementara itu, satu-satunya hasil dari kutukan yang gagal itu meninggalkan bekas yang khusus di dahinya, cacat berbentuk sambaran kilat. Kekalahan misterius Voldemort memberikan Harry sebutan khusus di kalangan dunia sihir, "Anak Laki-Laki yang Bertahan Hidup". Sebutan ini khususnya dikarenakan tidak ada penyihir yang diarah oleh Voldemort dapat bertahan hidup melawannya.
Pada malam berikutnya, seorang penyihir membawa Harry ke rumah Bibi dan Pamannya, Dursley, tempat di mana ia akan tinggal bertahun-tahun setelahnya. Keluarga Dursley adalah famili Harry yang kejam dan merupakan orang-orang non-penyihir. Mereka senantiasa berusaha menyembunyikan latar belakang Harry yang merupakan penyihir dan keturunan penyihir, dan memberinya hukuman jika terjadi kejadian-kejadian aneh.
Pada ulang tahunnya yang kesebelas, Harry mendapatkan kontak pertamanya dengan dunia sihir, ketika ia menerima surat dari Sekolah Sihir Hogwarts, yang berusaha disembunyikan oleh Paman dan Bibinya, hingga ia tidak berhasil membaca surat tersebut. Surat itu pada akhirnya dapat dibacanya setelah ia ditemui oleh Hagrid, Pengawas Binatang Liar di Hogwarts. Hagrid memberitahunya bahwa ia sesungguhnya adalah seorang penyihir, dan surat itu memberitahunya bahwa ia disediakan tempat untuk belajar di Hogwarts. Setiap jilid dari novel Harry Potter mengisahkan mengenai satu tahun kehidupan Harry, yang kebanyakan dihabiskannya dalam pelajaran di Hogwarts, di mana ia mempelajari penggunaan sihir dan membuat ramuan. Harry juga mempelajari bagaimana mengatasi rintangan-rintangan sihir, sosial, dan emosi selama masa remajanya. Dalam periode yang sama, Voldemort juga berusaha untuk kembali ke tubuh fisiknya dan mengembalikan seluruh kekuatannya, sementara Kementrian Sihir berusaha juga untuk menolak untuk mengakui adanya ancaman akan kembalinya Voldemort. Penolakan Kementerian Sihir ini kemudian menyebabkan banyak kesulitan bagi Harry Potter.
Dunia Harry Potter
Dunia sihir dalam kisah Harry Potter adalah dunia yang ada di dunia kita sekarang tapi juga sekaligus terpisah sama sekali secara sihir. Kalau diperbandingkan, dalam kisah fantasi Narnia dunia sihirnya merupakan dunia alternatif, sementara dalam Lord of the Rings Bumi-Tengah merupakan dunia mite pada masa lampau. Lingkungan sihir Harry Potter dikisahkan berada di tengah-tengah dunia kita saat ini, dengan benda-benda sihir yang mirip dengan benda-benda di lingkup non-sihir. Lembaga-lembaga dan lokasi-lokasinya pun mirip atau malah sama dengan yang berada di dunia nyata, seperti London. Lingkungan sihir sama sekali tidak dapat terlihat oleh populasi non-sihir (atau Muggle, misalnya: Keluarga Dursley).
Bakat sihir adalah kemampuan alami yang telah ada sejak lahir, tidak dapat muncul karena dipelajari. Mereka yang memiliki bakat sihir harus mengikuti pelajaran di sekolah-sekolah seperti Hogwarts untuk dapat menguasai dan mengontrolnya. Namun demikian, ada kemungkinan anak-anak yang lahir di keluarga penyihir yang hanya memiliki sedikit bakat sihir atau malah tidak ada sama sekali (disebut "Squibs", misalnya Mrs. Figg, Argus Filch). Para penyihir belum tentu dilahirkan dalam keluarga penyihir, dan banyak dari mereka yang dilahirkan dari orang tua (para Muggle) yang sama sekali tidak mengenal sihir. Mereka yang murni berdarah penyihir seringkali tidak terbiasa dengan dunia Muggle, malah terasa lebih aneh bagi mereka ketimbang kita memandang dunia mereka. Namun demikian, dunia sihir dan elemen-elemennya yang menakjubkan itu digambarkan sebagai dunia-yang-sangat-mirip-dengan-dunia-nyata. Salah satu tema utama dalam novel ini adalah keberadaan dunia sihir dan dunia biasa; di mana para tokohnya hidup dalam lingkungan yang memiliki masalah-masalah yang "normal", sekalipun mereka hidup di antara sihir.
Hal-hal yang berulang
Kemurnian darah (Harry Potter):
Para penyihir pada umumnya memandang Muggle dengan sikap merendahkan dan curiga, masalahnya, sikap ini menjadi kefanatikan bagi sebagian kecil penyihir. Mereka yang fanatik ini mengkotak-kotakkan diri mereka atas dasar banyaknya leluhur mereka, di mana penyihir "berdarah-murni" (mereka yang keluarganya seluruhnya adalah penyihir) dianggap sebagai yang paling tinggi, penyihir "berdarah-campuran" (mereka yang memiliki keturunan penyihir dan Muggle) pada tingkat menengah, dan "kelahiran-Muggle" (mereka yang tanpa keturunan penyihir) sebagai yang terendah. Para pendukung kemurnian-darah percaya bahwa hanya mereka yang "berdarah-murni"-lah yang berhak mengontrol dunia sihir, dan tidak menganggap bahwa penyihir "kelahiran-Muggle" sebagai penyihir yang sesungguhnya. Beberapa dari mereka bahkan bertindak terlalu jauh dengan membunuhi para "kelahiran-Muggle" supaya jangan dapat mempelajari sihir. Kebanyakan kaum fanatik ini adalah berdarah-murni, sekalipun perlu dicatat bahwa Voldemort, yang mendukung fanatisme ini, sesungguhnya adalah penyihir berdarah-campuran. Selain itu, sebenarnya hanya tinggal sedikit sekali penyihir yang benar-benar berdarah-murni, oleh karena tanpa menikah dengan populasi Muggle, para penyihir lama kelamaan akan habis. Namun demikian, banyak keluarga penyihir yang menutupi bahwa ada di antara keluarga mereka yang menikahi kaum Muggle. Salah satu contoh keluarga seperti ini adalah dalam keluarga Black
Diposting oleh L0v3 e4rTh di 21.21 0 komentar
sAhabat pentinggggg bngtzzzzzzzz
persahabatan bukan berawal dari kesamaan akan selera nbut persahabatn berwala dari kekompakaan,perhatian,dan pengertian.Mungkin pada zaman zkrg seorang sahabat dibutuhkan cz sahabat bs membnatu qt dalam keadaan susah dan selalu menemani qt pada saat qt senang.Sahabat bisa dari temen,saudara,bahkan ortu.sebaiknya qt memilih sahabat hrz bz berfkr jernih dan positif............................................
but sekarang2 ni sahabat hny dibthkan saat menghadapi persoalan CINTA....................
mUNgkin dari mereka menganggap persolan cinta itu banget.....kalau udah g bz dihdpin minta batuan dehhhhh ke Sobat
tapi................................ada hal yang lbh penting daripada soal Cinta...............yaitu tntng mzlh school.................................mslx nih tnttng peljaran
so kita bz lbh puuuuuuuuuuuuuuiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiinterrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr..
di jamin dehhhhhh.......itupn kalau sobat qt pinter n bizaaaaaaaaaaaaaa
****************************************************************************
^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^
yang lebih penting qt hrz plh sobat yang baik,pinter,n pengertian......
^_^
Diposting oleh L0v3 e4rTh di 20.37 0 komentar
Kamis, 25 Juni 2009
thank'z teman
mungkin SAAT itu kau memang menyakitkan hatiku tetapi saat ini aq senang karena diantara kita tidak ada perselisihan lagi.diantara kita telah terungkap kata maaf dari lubuk hati paling dalam.
ku TELAH berkata " maafkan aq teman,kamu maafkan aku kan?"
kaupun menjawab dengan kata2 yang membuat hatiqu sejuk"ya aku juga memaaafkanmu tp kamu juga maafkan aq juga"
sekarang aq g benci lagi ma alat muyzik guitar so aq kan selalu mendukung kamu bila kamu main alat ini.......cayooooooo..........................
semoga kamu akan sukses dalam bidang muyzik.....................tetapi aq hny bisa mndukungmu gak lebih.......
aq kan berusaha menjadi teman terbaikmu n aq kan mencoba untuk membantumu dlm mslhmu.......
THANKZZZZZZZZZZZZZZZZZ A_01_03=95
semua yang aq tulis disini................tu semua curahan hatiku...
Diposting oleh L0v3 e4rTh di 20.33 0 komentar
Minggu, 21 Juni 2009
fisikaq asyikkkk
Mungkin dari sebagian orang menyangka pelajaran fisika itu ribet,harus ngafalin rumuslah n harus pake lokgika bangeeeetttttttt...............
sebenernya sih enggak kayak gitu,,,,,,fisika itu asyik banget loh.........apalagi ada percobaan yang seruuuuuuuuuuuu.
Aku sukanya poelajaran fisika cz pelajaran ini dapat membuatq menemukan hal yang baru dan mmbuatq berfikir lebih logika.APALGI tentang bab bunyi....
ehhhhhhhhhhhhh.kenapa ya koq ngelantur ke arah situ.....gak nyambung dehhhhhhh
pokoknya yang paling harus diingat fisika perlu yang dapat membuat qt pintar n jadi ilmuwan.......
Diposting oleh L0v3 e4rTh di 19.19 0 komentar
BeLAJAR muSik
Sangat salah jika terdapat anggapan bahwa musik hanyalah milik para musisi profesional atau akademisi. Hampir seluruh celah-celah kehidupan manusia telah diisi dengan musik sejak beribu tahun lalu. Mulai dari upacara peribadatan hingga gemerlapnya hiburan malam. Kini, ketertarikan masyarakat terhadap musik kian besar. Tak hanya mendengar dan menikmati, minat untuk belajar musik saat ini sangat tinggi. Namun bagaimanakah sebaiknya, cara mempelajari musik? Ke lembaga pendidikan musik, private di rumah, atau otodidak? berikut ini Tips untuk anda.
Otoodidak vs Akademis ?
Di negeri ini sebagian besar musisi yang sukses dalam industri musik adalah seorang otodidak. Sementara musisi akademis sangat jarang terlihat(Les Gitar). Betulkah persoalan otodidak vs akademis adalah persoalan hitam vs putih? Tentu tidak sesederhana itu. Tetapi persoalan itu akan dibahas lain kali. Tetapi kenyataannya adalah bahwa mereka yang mengaku otodidak sebenarnya juga menggunakan ilmu-ilmu akademis meskipun tanpa disadarinya.
Persoalan otodidak-akademis adalah persoalan duluan mana antara ayam-telur. Maka mari singkirkan dahulu perdebatan tentang “ayam-telur” tersebut. Yang lebih penting kali ini adalah bagaimana menjadi seorang otodidak yang sukses? (tentu saja kata sukses disini bukan berarti sukses secara materi tetapi sukses mendapat ilmu).
Syarat utama untuk seorang otodidak adalah kemauan keras. Karena untuk mendapatkan sebuah ilmu seseorang otodidak harus “mencari sendiri”. Berbeda dengan kondisi dalam sebuah lembaga pendidikan (Gitar Lesson ). Apa saja yang harus dipelajari hingga tahapan materi yang mesti dipelajari telah disusun secara sistematis (Meskipun banyak juga lembaga pendidikan musik yang sama sekali tidak memiliki sistem pengajaran. Ini parah sekali). Tetapi sesungguhnya materi yang akan dipelajari oleh otodidak maupun akademis adalah sama. Maka kuncinya adalah pahami dahulu “petanya” agar tidak tersesat. Jika belajar dengan buku, bedakanlah antara buku yang memberi ilmu secara “instan” dengan buku yang membahas suatu masalah dari pokok persoalannya. Hal ini hampir sama dengan ungkapan: berilah kail jangan Cuma ikan. Dengan pengetahuan yang mengakar membuat banyak persoalan menjadi jauh lebih mudah dipecahkan. Berbeda dengan pengetahuan yang bersifat instan yang hanya memberi satu jawaban untuk satu persoalan.
Lembaga Pendidikan (Les Harmonica) atau Private dirumah Bagi yang belajar musik di lembaga pendidikan, tempat kursus, ataupun private di rumah seperti Belajar Gitar, Les Saxophone, dan Belajar Harmonica tentu bebannya jauh lebih sedikit. Karena materi telah dipersiapkan. Sehingga siswa tinggal berkonsentrasi menerima pelajaran yang diberikan. Tetapi perlu diwaspadai, karena tidak semua lembaga pendidikan musik (Belajar Gitar) memiliki SDM dan sistem yang kredibel. kesuksesan sebuah proses belajar mengajar tergantung dari tiga faktor: pendidik, anak didik, dan sistem pengajarannya.
Jadi belajar di manapun, asalkan ketiga faktornya mendukung, tentu hasilnya akan memuaskan. Persoalannya kemudian adalah, bagai mana cara mengetahui (terutama) seorang pendidik musik dan sistem pengajarannya cukup bagus? Seorang pemain yang bagus belum tentu dapat menjadi pendidik yang bagus. Sebelum memutuskan untuk belajar pada lembaga pendidikan tertentu atau seseorang yang dapat mengajar musik (Gitar Lesson ), lebih baik tanyakan dahulu tentang silabus pengajarannya, karena belajar musik sepeti Les Gitar dan Les Flute memerlukan perhatian yang intensif bagi pendidik musik.
Misalnya untuk siswa tingkat pemula:
1. Untuk tingkat pemula akan mendapat materi apa saja?
2. Teknik apa saja yang harus dikuasai seorang pemula?
3. Aplikasi dari teknik tersebut minimal diterapkan dalam lagu setingkat apa?
Begitu pula untuk siswa lanjut, ajukanlah pertanyaan-pertanyaan tentang materi yang akan diajarkan. Dari cara menjawabnya tentu akan kelihatan apakah seorang pendidik siap dengan materi dan sistem pengajaran yang baik apa tidak? Jika telah mendapatkan pendidik dan sistem yang bagus kini siswa tinggal berkonsentrasi menerima pelajaran dengan seksama. Di lembaga pendidikan (Sexophone Lesson, )ataupun privat dirumah, sama baiknya jika SDM dan sistemnya bagus. Perbedaannya adalah jika di lembaga pendidikan (Belajar Sexophone, )yang telah resmi, siswa akan mendapat sertifikat kelulusan sementara jika privat di rumah tentu tidak. Tetapi privat dirumah memberikan suasana lebih santai. Sehingga berpengaruh pada kenyamanan belajar, yang kaitannya adalah kualitas penangkapan materi oleh siswa.
Diposting oleh L0v3 e4rTh di 19.17 0 komentar
EHM..................................cOKlat
Kata coklat berasal dari xocoatl (bahasa suku Aztec) yang berarti minuman pahit. Suku Aztec dan Maya di Mexico percaya bahwa Dewa Pertanian telah mengirimkan coklat yang berasal dari surga kepada mereka. Cortes kemudian membawanya ke Spanyol antara tahun 1502-1528, dan oleh orang-orang Spanyol minuman pahit tersebut dicampur gula sehingga rasanya lebih enak. Coklat kemudian menyebar ke Perancis, Belanda dan Inggris. Pada tahun 1765 didirikan pabrik coklat di Massachusetts AS.
Sering timbul pertanyaan seberapa banyak kita boleh mengkonsusmi coklat? Tidak ada anjuran gizi yang pasti untuk ini, namun demikian makan coklat 2-3 kali seminggu atau minum susu coklat tiap hari kiranya masih dapat diterima. Prinsip gizi sebenarnya mudah yaitu makanlah segala jenis makanan secara moderat. Masalah gizi umumnya timbul bila kita makan terlalu banyak atau terlalu sedikit.
| Zat Gizi | Coklat Susu | Coklat Pahit |
| Energi (Kal) | 381 | 504 |
| Protein (g) | 9 | 5,5 |
| Lemak (g) | 35,9 | 52,9 |
| Kalsium (mg) | 200 | 98 |
| Fosfor (mg) | 200 | 446 |
| Vit A (SI) | 30 | 60 |
Diposting oleh L0v3 e4rTh di 17.31 0 komentar
